MALANG KOTA – My Kopi O! selalu menjadi kafe yang asyik untuk kongkow sambil menikmati kuliner. Termasuk dalam momen puasa Ramadan ini.

Khusus Ramadan, My Kopi O! meluncurkan menu-menu paket khusus. Paket khusus yang diberi nama Paket Ramadan Rame-Rame itu dapat dipesan mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB setiap hari selama Ramadan di My Kopi O! Jalan Tenes 14 Kota Malang. Masing-masing menu paket bisa dipilih antara jumlah enam atau sepuluh orang.

Seluruh outlet My Kopi O! juga menyediakan takjil gratis saat berbuka puasa. Bahkan ada diskon khusus untuk member. Juga diskon 20 persen untuk customer setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.

”Selain memberikan kenyamanan untuk yang menjalankan puasa, kami juga beri diskon untuk pelanggan biasa,” kata marketing My Kopi O! Jalan Tenes 14 Aldeline Nolita Devia.

Paket Ramadan Rame-Rame yang disediakan merupakan gabungan dari berbagai menu reguler yang ada di My Kopi O!. Masing-masing paket A untuk 6 orang dengan menu tahu goreng telur asin, chicken sambal balado, tumis kangkung, soto ayam Ambengan, nasi putih, dan mineral water. Untuk pilihan paket B jumlah 6 orang, menunya pisang goreng keju, chicken wing saus madu, cah tauge, gulai ikan kakap, nasi putih, dan mineral water. Untuk jumlah 6 orang, harganya terjangkau. Hanya Rp 60 ribu nett/pax.

Selain itu, ada menu paket untuk jumlah 10 orang. Harganya pun terjangkau, yaitu Rp 55 ribu nett/pax. Sedangkan menu-menunya juga kombinasi dari berbagai menu reguler di My Kopi O!.

”Untuk pelanggan yang ingin berbuka puasa, lebih baik reservasi dulu agar lebih nyaman dan tak perlu antre,” ujar Adel, sapaan Aldelina.

Adel menambahkan, selain sediakan menu Paket Ramadan Rame-Rame, My Kopi O! juga selalu memberikan kenyamanan tempat dengan berbagai pilihan. Bisa untuk berkumpul bersama keluarga, rekan kerja, sahabat, atau khusus bersama orang yang disayang.

”Selain kenyamanan, kami memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan. Musala dan smooking area juga kami sediakan,” ucap Adel.

Pewarta: Binti Nikmatur
Penyunting: Yunan Helmi
Foto: Radar Malang