KOTA BATU – Para tenant atau penyewa kios yang berjualan di lantai dasar Lippo Plaza Batu resah belakangan ini. Sebab, mereka diminta untuk pindah ke tempat baru yang dianggap kurang strategis.

Batas waktunya pun sudah mepet. Paling lambat, Oktober mendatang sudah harus mengosongkan kios yang dihuni.

Pemindahan itu diketahui setelah para tenant dikumpulkan Senin lalu (28/8). Sebelumnya, mereka menerima undangan sekitar satu minggu sebelumnya, Jumat (18/8).

Setidaknya, ada 16 tenant yang tidak ingin pindah. Empat di antaranya mendatangi kantor Jawa Pos Radar Batu kemarin (30/8). Mereka adalah M. Iqbal, Sugiantoro, Qowiyul Huda, dan Mashudi.

Keempatnya mengaku sudah berjualan di sana bertahun-tahun, bahkan sejak awal berdirinya Lippo Plaza Batu. ”Tapi, sekarang ada pergantian manajemen. Kami tiba-tiba diminta pindah,” keluh Iqbal.

Dia menyatakan, pedagang sudah merasa nyaman di tempat lama. Selain itu, menempati tempat baru dikhawatirkan berdampak pada usaha mereka. Sementara jika diminta pindah ke lantai empat, dikhawatirkan barang dagagannya tidak laku.

”Sekarang saja sepi. Bagaimana nanti kalau pindah ke atas,” ujarnya khawatir.

Menurut dia, yang dilakukan pihak manajemen merupakan kesewenang-wenangan. Persoalan tersebut sudah diprotes, tapi tidak dihiraukan. ”Saya sudah menghadap, tapi tetap tidak direspons,” kata pria asal Medan tersebut.

Saat ini, pedagang juga sudah mendapatkan ultimatum untuk segera mengosongkan kios. Batasannya pada bulan Oktober. ”Jatah kami berjualan di lantai bawah tinggal sebentar. Padahal, menyewanya juga mahal,” lanjutnya.

Namun, dia mengakui, saat menyewa memang tidak ada semacam kesepakatan tertulis. ”Secara hukum memang tidak ada. Tapi, secara sosial tidak baik begini,” imbuhnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, General Manager Lippo Plaza Batu Dendi Iswahyudi membenarkan adanya penataan. Karena itu, ada pemindahan dari lantai dasar ke lantai empat. Sebab, lantai dasar bakal ditempati tenant yang berjualan makanan. ”Bukan lagi retail seperti sekarang,” ujarnya kemarin.

Dia menuturkan, penataan itu dilakukan agar Lippo Plaza makin bagus dan makin menarik minat masyarakat. ”Bukan berjalan sendiri-sendiri,” bebernya.

Terkait dengan kekhawatiran sepinya di lantai empat, dia menyatakan, pihaknya akan berupaya meramaikannya. Yakni, dengan sering menggelar event. ”Soal pelanggan, tinggal perlu diberikan pengenalan. Nanti di atas (lantai empat, Red) juga akan banyak aktivitas,” imbuhnya.

Pewarta: Bahrul Marzuki
Penyunting: Ahmad Yahya
Copy Editor: Indah Setyowati
Foto: Bahrul Marzuki