MALANG KOTA – September hingga Oktober mendatang sepertinya menjadi angin segar bagi dunia perhotelan. Sebab, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak korporasi yang menghabiskan anggarannya setiap kuartal akhir untuk kegiatan meeting. Salah satunya memanfaatkan fasilitas hotel.

Room Division Manager Hotel Aria Gajayana Malang Deddy Irwanto menyampaikan, okupansi September ini tergolong bagus, yakni berkisar 80 persen. Salah satu faktor pendongkrak berasal dari adanya kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran).

”Mendekati akhir tahun biasanya corporate akan menghabiskan bujet untuk bikin acara di hotel,” ujar Deddy kemarin (19/9).

Deddy menyatakan, pada saat-saat seperti ini memang banyak korporasi yang melakukan meeting. Tidak hanya dari Kota Malang. Justru kebanyakan dari luar kota. ”Seluruh kota Pulau Jawa. Tapi, dominasinya masih di kawasan Jawa Timur,” jelasnya.

Mereka tidak hanya memanfaatkan fasilitas ruang meeting, tetapi juga sekalian menginap. Dengan demikian, makin banyak pemasukan yang diterima pihak hotel. ”Selain ruang meeting, biasanya sekalian ambil kamar,” kata dia.

Kamar deluxe pun menjadi pilihan menarik bagi mereka. Karena itu, tidak heran jika hal itu cukup berpengaruh pada sisi okupansi hotel.

Deddy mengungkapkan, tren tamu dari korporasi ini biasanya akan bertahan hingga Oktober mendatang. ”Kalau Desember justru jarang, biasanya kan mereka (tamu) sudah pembukuan,” jelasnya.

Sementara itu, Public Relation Best Western (BW) OJ Hotel Gitvy Fitria Marettasary juga menyampaikan hal yang sama. Fitria menyatakan, saat ini okupansi BW OJ Hotel sudah di angka 100 persen. ”Kalau weekday 90 persen. Weekend bisa sampai 100 persen,” ujarnya.

Bedanya dengan Hotel Aria Gajayana, BW OJ Hotel tidak hanya didominasi fasilitas meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE), tapi merata. Selain dari corporate yang menghabiskan anggaran untuk kegiatan meeting, juga ada tamu yang memanfaatkan paket promo dari pihak hotel.

Fitria pun menyebut salah satu program promonya adalah pemberian diskon sesuai umur tamu. Misalnya, tamu berusia 30 tahun mendapatkan diskon 30 persen. Sementara tamu berusia 50 tahun diberi diskon 50 persen.

Program tersebut mampu mendongkrak okupansi. ”Tapi, hanya berlaku bagi tamu yang ber-KTP Malang,” katanya.

Pewarta: Fisca Tanjung
Penyunting: Mahmudan
Copy Editor: Indah Setyowati
Foto: Bayu Eka