Peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan penekanan bel. Acara dihadiri keluarga besar Fatimah Hutabarat yang merupakan pemilik lokasi wisata tersebut. Turut menyemarakkan FKPD Kabupaten Tapanuli Utara, Ephorus Gereja HKI, SKPD Provinsi Sumut, jemaat gereja HKI se-kabupaten Tapanuli Utara, pelajar SMA dari Tarutung serta masyarakat Tarutung.

Kehadiran pemandian air panas itu disambut gembira oleh Tengku Erry. Dengan semakin banyaknya destinasi wisata di Sumut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata.

GEOTERMAL: Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi meresmikan Pemandian Air Panas USK Hineni, Minggu (5/11), di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.
(Budi Warsito/JawaPos.com)

Tengku Erry mengatakan Kabupaten Tapanuli Utara ini khususnya Kota Tarutung sudah dikenal dengan keindahan objek wisata serta sumber daya alam pemandian air panas. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi-lokasi tersebut.

”Pemandian air panas tempat rekreasi yang digemari masyarakat, karena dipercaya bisa menyehatkan tubuh dan juga dapat hilangkan berbagai penyakit seperti gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya,” ujar Tengku Erry.

Oleh karena itu Tengku Erry meminta, agar lokasi-lokasi destinasi pemandian air panas tersebut dapat disosialisasikan kepada masyarakat. ”Saya sudah perintahkan kepada kadis pariwisata agar membuat daftar 100 lokasi wisata yang ada di Sumatera Utara,” ucap Erry.

Dengan adanya daftar tersebut, masyarakat dapat mengetahui tempat-tempat wisata yang ada di Sumut. Nantinya lokasi-lokasi wisata tersebut akan sering dikunjungi masyarakat dan juga wisatawan dalam melakukan perjalanannya khususnya ke Tarutung seperti permandian air panas yang baru diresmikan ini yang merupakan ikon Tapanuli Utara.

Selain Pemandian Air Panas USK Hineni di Kabupaten Tapanuli Utara juga ada kolam pemandian air soda yang hanya ada dua di dunia dan salah satunya di Tapanuli Utara. Juga terdapat objek wisata religi salib kasih. ”Diharapkan ke depan kunjungan wisatawan di Sumatera Utara akan meningkat, juga di Tapanuli Utara,” ujar Erry.

Erry mengharapkan agar pengusaha dan pengelola objek wisata yang ada di daerah seperti di Tarutung Tapanuli Utara untuk terus membenahi fasilitas-fasilitas yang ada di lokasi wisata agar terlihat menarik. ”Nantinya wisatawan lebih sering mengunjunginya,” tukasnya.

Sementara itu, Samuel Hutauruk mengatakan pemandian itu dibuat dalam rangka mendukung upaya pemerintah mendongkrak jumlah wisatawan yang akan datang ke kabupaten Tapanuli Utara. Dia harapkan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Tapanuli Utara khususnya dan Sumut umumnya.

”Oleh karenanya kami berharap Pemprov Sumut dapat mendukung upaya tersebut seperti membantu membenahi fasilitas-fasilitas pada lokasi wisata di kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Utara khususnya Tapanuli Utara. Sehingga kawasan wisata akan terlihat lebih menarik dan lebih diminati wisatawan,” pungkas Samuel.


(bew/JPC)

Source link