MALANG KOTA – Festival Bakso dan Cwiemie Kota Malang, Rabu (19/7) dipadati oleh masyarakat dari berbagai daerah yang ada di Kota Malang. Festival makanan khas Malang ini baru pertama kali diadakan di Kota Malang.

Namun ketika malam datang, semua stand di dalam festival mengalami mati lampu. Penyebabnya adalah konsleting listrik.

Beberapa dari pengunjung pun merasa bahwa bakso dan cwiemie yang disuguhkan di setiap stand jadi tidak terlihat karena gelap akibat mati lampu.

“Menurut saya tempat untuk masyarakat agar dapat menikmati bakso dan cwiemienya yang disediakan oleh pengelola kurang banyak dan adanya kejadian mati lampu juga. Jadi mau makan pun jadi tidak nyaman. Tapi untuk keseluruhan dari acara saya rasa cukup menarik karena ini pertama kali saya melihat acara festival bakso dan cwiemie ini di gelar di Malang” ucap Dewi Ayu salah satu penggemar bakso dan cwiemie yang berasal dari Malang.

Kurang lebih ada sekitar 100 stand di Festival Bakso dan Cwiemie. Namun tidak hanya bakso dan cwiemie, ada juga stand minuman dan softdrink, jajanan sosis bakar dan bakso bakar, serta masih banyak lagi.

Selain itu masyarakat juga diiringi alunan musik dari Karawitan Joko Umbara.

Pewarta: Bellina Wirdya
Penyunting: Lizya Oktavia
Foto: Bellina Wirdya