MALANG KOTA – Marketing Communication (Marcomm) Malang Town Square (Matos) Rahayu Sasmita mendukung penuh kebijakan kantong plastik yang diterbitkan pemerintah. Tak hanya sekadar mendukung, Sasmita juga gencar kampanye untuk mengurangi penggunaan kantong plastik atau kresek.

Sasmita mengatakan, tak lama setelah peraturan itu diberlakukan, dia langung melancarkan aksi kampanye. Lokasi awal, tentu saja di tempat dia bekerja: Matos. ”Kami bekerja sama dengan beberapa komunitas untuk memberi edukasi kepada para pengunjung,” ujar dia.

Kampanye tentu hanya menjadi angin lalu bila jurkam (juru kampanye)-nya tak memberi contoh baik. Karena itu, Sasmita membiasakan dirinya untuk menggunakan tote bag, sebagai pengganti kresek. ”Tote bag pasti ada di tas, meskipun tidak sedang berbelanja,” kata dia.

Menurutnya, tote bag jauh lebih praktis ketimbang kantong plastik. Selain itu, tote bag juga bisa digunakan berulang kali. ”Kalau yang dari kain ya tinggal dicuci lalu bisa dipakai lagi,” terangnya.

Saat ini, Sasmita punya empat tote bag dengan bentuk, bahan, dan warna yang berbeda. ”Kalau ke pasar suka bawa yang bahannya rajut. Soalnya yang dibeli banyak dan agak berat,” papar Sasmita.

Dia berharap, penggunaan tote bag ini mampu mengurangi sampah plastik secara signifikan. Sebab, plastik menjadi sampah yang merusak lingkungan. ”Kalau sudah jadi sampah, butuh waktu lama mengurainya,” ucap dia.

Pewarta: Fisca Tanjung
Penyunting: Indra Mufarendra
Foto: Bayu Eka