Suasana senja Karimun Jawa.

Sebelum menuju Karimun Jawa, jadwal penyeberangan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Jika salah jadwal, terpaksa anda harus bermalam di Jepara.

Perlu diketahui, ada dua jenis kapal yang melayani penyeberangan Jepara – Karimun Jawa. Termurah yakni KMP Siginjai yang dibanderol harga Rp 75 ribu per orang. Dengan jadwal penyeberangan Jepara – Karimun Jawa setiap Senin, Rabu, Sabtu pukul 07.00, dan Jumat pukul 06.30.

Sementara KMC Express Bahari harganya dua kali lipat daripada KMP Siginjai. Yakni Rp 175 ribu untuk kelas VIP, dan Rp 150 ribu di kelas executive per orangnya.

Perbedaan KMP Siginjai dan KMC Express Bahari jelas terasa. Di KMP Express Bahari sudah tersedia nomor bangku. Sehingga tidak perlu khawatir tidak mendapat tempat duduk. Sementara di KMP Siginjai harus rela berebut tempat duduk atau sekedar lesehan di dek kapal yang sering penuh sesak itu.

Begitu pula dengan durasi waktu. KMP Express Bahari hanya memakan 2 jam untuk sampai ke pelabuhan Karimun Jawa. Sementara KMP Siginjai membutuhkan waktu lebih lama, yakni 4 jam perjalanan.

Soal penginapan, Karimun Jawa menyediakan berbagai jenis penginapan. Menyesuaikan budget masing-masing wisatawan. Mulai dari resort, hotel, losmen, hingga rumah warga. Untuk penginapan dengan harga Rp 350 ribu per malam, sudah memenuhi fasilitas standart dan lengkap. Seperti kamar mandi dalam, ac, wifi, perlengkapan mandi, air minum, dan free breakfast.

Terkait destinasi wisata, tentunya Karimun Jawa mengandalkan keindahan panorama pantai. Terdapat puluhan pantai yang didominasi pasir putih dan air bening. Kebanyakan, pantai berada di balik rumah warga. Tanpa ada petunjuk arah yang jelas. Sehingga perlu usaha ekstra untuk mencapai pantai-pantai cantik disana.

Namun ada satu pantai yang terkenal akan keindahan matahari tenggelamnya, Tanjung Gelam. Pantai mungil tersebut mempunyai arus air yang tenang sehingga aman untuk berenang. Ikan-ikan kecil juga jelas terlihat bergerombol di bibir pantai.

Saat di Karimun Jawa, sayang jika tidak mencoba paket snorkeling yang rata-rata dibanderol Rp 200 ribu per orang. Fasilitas yang disediakan yakni keliling 3 destinasi, makan siang, dan perlengkapan snorkeling sendiri.

Destinasi pertama adalah Pulau Cilik. Sekeliling pulau ini dipenuhi terumbu karang yang cantik sebagai rumah berbagai ikan berwarna-warni. Usai puas snorkeling, wisatawan akan diajak makan siang dengan menu andalan ikan bakar.

Destinasi kedua adalah Turtle Point. Rumah bagi kura-kura yang tak segan menunjukkan diri dan berenang bersama wisatawan.

Sedangkan tujuan terakhir adalah Sand Bank. Sesuai namanya, tempat snorkeling ini dipenuhi pasir putih. Snorkeling disini harus ekstra hari-hati karena air dangkal dan pasir yang dengan mudah bertebaran saat terkena gerakan badan yang berlebihan. Sehingga dapat mengurangi jarak pandang.

Bonus dari trip singkat ini adalah pemandangan matahari tenggelam dari balik pulau Menjangan Besar. Matahari yang bulat utuh berwarna jingga jelas terlihat perlahan tenggelam dengan apik dan eksotis dari atas kapal saat perjalanan kembali.

Soal kuliner, Alun-alun Karimun Jawa adalah surga bagi pencinta makanan laut. Porsi besar, terjangkau, dan pilihan aneka olahan seafood siap memanjakan wisatawan. Contohnya: cumi ukuran besar hanya dibanderol Rp 20 ribu. Sudah termasuk sambal dan bebas ingin diolah menjadi apa. Misal cumi bakar, cumi goreng, cumi asam manis, dan masih banyak lagi.

Berlibur di Karimun Jawa rasanya tak akan cukup jika hanya satu atau dua hari. Perlu waktu satu minggu agar bisa mengeksplore semua destinasi wisata disana. Wisatawan juga perlu berhati-hati. Sebab, Karimun Jawa mempunyai magnet candu yang membuat anda ingin kembali dan kembali lagi.

Oleh: Lizya Oktavia Kristanti