DAU – Ingin memacu adrenalin dengan berbaring atau sekadar duduk di atas hammock (tempat tidur gantung) pada ketinggian 30 meter? Coba saja ke wisata Bedengan di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Dijamin tak hanya bisa merasakan sensasinya, tapi Anda juga mendapatkan foto diri (swafoto) yang superkeren.
Ya, sejak awal Juli lalu, pengelola bekerja sama dengan Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Malang menambah fasilitas itu. Yakni, memasang hammock secara bertingkat hingga di ketinggian sekitar 30 meter. Mereka menamakannya Hammock Tower karena jika dilihat dari kejauhan memang mirip menara.
Wahana yang sedang ngetren di kalangan muda-mudi itu diikat sedemikian rupa pada dua pohon pinus. Warna-warni hammock membuatnya seperti perahu-perahu kain yang digantung. Dan, butuh keberanian khusus bagi pengunjung yang ingin duduk di puncak tertinggi dari rangkaian hammock lima tumpuk tersebut. Karena pengunjung harus memanjat pohon pinus sendiri sampai ke atas sebelum meniti ke tali pengaman dan mengayun di atas hammock.
Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Wisata Selorejo Bentung Surianto menyampaikan, pemasangan hammock ini merupakan salah satu terobosan untuk menghadirkan wahana baru bagi pengunjung. ”Selama ini kan orang datang ke Bedengan kalau tidak kemah, ya main air di sungai. Nah, hammock ini bisa jadi alternatif,” jelas Bentung.
Tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam untuk menaiki wahana baru tersebut. Cukup dengan Rp 15 ribu saja. Jika sedang tidak ramai pengunjung, Anda bisa berlama-lama menikmati suasana asri Bedengan dari ketinggian. ”Nah, pengunjung yang naik Hammock Tower ini kami beri bonus satu foto gratis,” imbuh Bentung.
Selama dua minggu dibuka, dalam sehari, rata-rata wahana hammock tersebut dikunjungi 15 orang wisatawan. ”Karena masih baru dan belum banyak yang tahu, jadi belum banyak yang datang,” kata Bentung. Tidak hanya hammock, dalam waktu dekat, pengelola Bedengan akan menambah sejumlah spot baru untuk swafoto. ”Sebentar lagi akan kami bangun taman-taman yang Instagramable. Jadi, wisatawan yang datang bisa berfoto-foto,” tambahnya.
Untuk tiket masuk, wisata Bedengan ini masih sangat terjangkau. Hanya Rp 5.000 untuk tiket masuk dan Rp 3.000 untuk jasa penitipan kendaraan.

pewarta: farik fajarwati
penyunting: neny fitrin
foto: falahi mubarok