WAJAK – Geliat menggali potensi wisata desa makin banyak dilakukan para pemuda desa. Seperti yang dilakukan para remaja Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak ini. Memanfaatkan lahan milik Perhutani, mereka membuat Wisata Kampoeng Enem (Wiken).
Heri Musfida, wakil pengelola Wiken, menyatakan, pemilihan nama destinasi wisata anyar ini tak lepas dari sejarah tempat tersebut yang memiliki cerita unik di balik angka enam. Sekitar tahun 1950, hanya ada enam rumah yang berdiri di tempat tersebut. Jadi dulu, di lokasi ini juga hanya dihuni oleh enam kepala keluarga. Namun pada tahun 1970-an, enam keluarga yang sudah bertempat tinggal selama kurang lebih 20 tahun, memutuskan pindah. ”Nah, berawal dari sejarah itulah yang menginspirasi kami untuk membuat objek wisata Wiken ini,” imbuhnya.
Menurut Heri, ide membuat Wiken berasal dari para pemuda desa yang tergabung dalam Lembaga Kemitraan Desa Petani Hutan (LKDPH). Setelah melewati diskusi panjang, baik tentang konsep maupun pola kerja sama, ide membuat tempat wisata itu disampikan Ketua LKDPH Ngateri ke pihak Perhutani. Gayung bersambung, Perhutani pun mengapresiasi positif terkait ide para pemuda desa setempat tersebut. Hingga pada April lalu, proses pembangunan dimulai. Wahana pertama yang dibangun adalah rumah pohon. ”Di mana para wisatawan bisa menikmati indahnya pemandangan matahari terbenam di spot ini,” kata Heri.

pewarta : ashaq lupito
penyuting: neny fitrin
foto: falahi mubarok