4 Trik Atur Uang Agar Bisa Liburan Tanpa Bikin Kantong Jebol

JawaPos.com – Merencanakan travelling sejak jauh-jauh hari merupakan langkah yang sering dilakukan agar liburan lebih menyenangkan dan berkualitas. Bukan hanya rencana perjalanannya saja, namun persiapan biaya liburan juga menjadi hal penting lainnya yang tak bisa diabaikan.

Liburan akan membutuhkan banyak biaya. Terlebih jika Anda merencanakan masa liburan untuk waktu cukup panjang. Mengatur anggaran dan mempersiapkan dana yang tepat sejak awal, tentu akan selalu menjadi keputusan bijak. Ini bisa menghindarkan Anda dari masalah keuangan setelah kembali dari liburan nanti.

Pastikan Anda mengatur anggaran liburan ini sejak jauh-jauh hari, sehingga punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan dananya dengan baik. Selain itu, kelola juga dana liburan ini dengan cara yang tepat, agar bisa berkembang secara maksimal.

Bukan hanya memberikan Anda keuntungan saja, namun pengelolaan dana liburan yang tepat akan mempermudah Anda mengumpulkan dana liburan dengan lebih cepat. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, beberapa bahkan terbilang simpel dan cukup mudah.

Jadi, jangan lupa liburan, ya? Biar liburan bisa jalan terus, coba kelola uangnya dengan cara cerdas berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (22/12).

1. Menabung Dana Liburan secara Rutin setiap Bulannya

Tidak harus menabung dalam jumlah yang besar sekaligus ke dalam rekening liburan. Anda bisa menabung sejumlah dana untuk liburan ini secara bertahap setiap bulannya. Hal ini akan mempermudah Anda dalam mengelola keuangan. Sehingga rencana liburan tersebut tidak sampai mengganggu berbagai rencana keuangan lainnya. Cara ini juga akan membantu Anda mengatasi resiko perubahan di pasar uang, di mana hal tersebut sangat mungkin memengaruhi besaran biaya liburan Anda nantinya.

2. Investasikan ke dalam Instrumen yang Tepat

Jika waktu liburan Anda masih terbilang lama dan waktu mempersiapkan dananya cukup panjang, maka alokasikan ke dalam bentuk investasi selama beberapa saat bisa menjadi keputusan yang menguntungkan.

Namun pastikan Anda memilih instrumen investasi yang tepat, di mana dana tersebut bisa berkembang dengan risiko yang terbilang kecil. Anda bisa menempatkan dana liburan ini ke dalam instrumen reksa dana. Sehingga dana tersebut bisa memberikan sejumlah imbal hasil yang cukup besar.

Namun jangan memasukkan seluruh dana liburan Anda ke dalam reksa dana. Anda akan membutuhkan sebagian dana ini secara bertahap dalam mempersiapkan liburan Anda nanti, seperti pembelian tiket, pemesanan hotel, dan yang lainnya.

Bukan hanya itu saja, Anda juga perlu membagi risiko di dalam investasi tersebut. Tempatkan sebagian besar dana atau sekitar 60 persen ke dalam instrumen yang mudah dicairkan, seperti deposito atau bahkan pasar uang.

3. Ukur dan Kelola Risiko Investasi

Tidak ada investasi yang tak memiliki resiko, Anda wajib memahami hal ini dengan baik. Sebelum melakukan investasi dana liburan tersebut, Anda harus mengukur risiko dari instrumen yang akan dipilih.

Pahami risiko ini dengan baik, sehingga Anda bisa mengelolanya dengan cara yang paling tepat. Selain itu, Anda juga harus memiliki batas risiko yang dapat Anda tanggung dalam investasi tersebut, sehingga kelak rencana liburan tidak berantakan.

Saat waktu liburan sudah semakin dekat, maka mencairkan investasi menjadi hal yang patut Anda pertimbangkan. Anda bisa mengalokasikan kembali dana liburan ke dalam instrumen investasi yang lebih aman dan minim resiko, seperti deposito. Namun jangan lupa, selalu sesuaikan waktu investasi tersebut dengan waktu liburan Anda, sehingga kelak Anda tidak kena pinalti saat mencairkannya.

4. Tukarkan Uang di Waktu yang Tepat

Jangan lupa untuk selalu mencermati investasi yang Anda lakukan dengan menggunakan dana liburan ini. Hal ini penting, untuk memastikan nilai uang/dana liburan Anda tidak ‘hilang’ atau tergerus oleh aktifitas investasi tersebut.

Jika sewaktu-waktu instrumen investasi yang Anda pilih tidak menunjukkan kinerja yang baik dan menguntungkan, maka akan sangat tepat jika Anda segera mencairkannya.

Pastikan Anda memilih waktu pencairan yang paling tepat, sehingga kerugian bisa dihindari. Anda bisa kembali mengalokasikan dana liburan tersebut ke dalam instrumen lainnya yang lebih menjanjikan. Hal ini juga berlaku ketika Anda berinvestasi dalam bentuk mata uang asing, di mana Anda bisa saja mendapatkan 2 keuntungan sekaligus dalam waktu bersamaan.

Pertama, keuntungan dari investasi tersebut, dan yang kedua adalah sejumlah keuntungan dari selisih nilai tukar mata uang asing tesebut. Kuncinya hanya satu saja, yakni menukarkan uang Anda di waktu yang paling tepat dan menguntungkan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah