7 Menu Terlezat yang Jadi Pilihan Saat Jalan-Jalan ke Singapura

JawaPos.com – Singapura adalah surganya tempat-tempat menarik untuk berbelanja, termasuk makanannya. Dekat dari Indonesia, Singapura bisa menjadi destinasi untuk staycation memanjakan lidah. Kulineran di Singapura biasanya identik dengan cita rasa orang Asia.

Rangkuman JawaPos.com dari berbagai sumber di laman Migrationology dan Burpple, saat berjalan-jalan di Bugis Street, Bras Basah Road, hingga Orchad Road, Anda bisa menemukan berbagai kuliner khas Singapura. Beberapa di antaranya harganya terjangkau di bawah Rp 50 ribu dan tentunya rasanya lezat.

1. Nasi Hainan

Makanan khas Singapura adalah nasi ayam hainan salah satunya. Menu ini adalah hidangan nasi dengan ayam putih kukus berair yang dipotong. Menu ini disajikan di atas nasi yang harum dengan saus kedelai ringan. Hidangan ini ditutup dengan daun ketumbar dan minyak wijen dan disertai dengan saus cabai bawang putih. Nasi dimasak dalam kaldu ayam dengan jahe dan daun pandan yang memberikan aroma unik.

Nasi Hainan dengan ayam. (Tasty)



2. Kaya Toast dengan Kopi

Roti panggang dan kopi mungkin tidak semenarik hidangan sarapan. Tapi di Singapura, itu sangat berharga. Namanya Kaya Toast. Rasanya luar biasa. Roti panggang Kaya adalah roti panggang dengan mentega dan kaya, selai yang terbuat dari telur, gula, santan, dan daun pandan. Tidak terlalu manis. Hidangan sarapan inj makin lezat ditambah telur rebus lembut dan secangkir kopi atau teh.

3. Char Kway Teow

Mirip kwetiau yang ada di Indonesia, Char Kway Teow adalah salah satu hidangan paling populer yang ditemukan di Singapura dan Malaysia. Hidangan ini adalah makanan tumis yang terbuat dari mie beras besar, dengan udang, telur, irisan sosis Cina, tauge, daun bawang Cina, selai udang. Caranya digoreng dengan saus kedelai cabai. Sulit untuk menolak sepiring Char Kway Teow yang lezat.

4. Laksa

Rasanya berbeda dengan laksa di Indonesia baik dari Betawi atau Bogor. Laksa Singapura memakai udang. Mie nasi dalam sup kari kelapa pedas dengan udang, kue ikan, telur dan daging ayam, persilangan antara masakan Cina dan Melayu. Laksa juga memiliki banyak varian, tetapi yang di Singapura adalah katong laksa, dengan mie cut-up, kerang, dan puff tahu.

5. Rojak

Penampilan rojak Singapura. (Visit Singapore)

Mirip dengan rujak di Indonesia. Namun bedanya Rojak di sana tidak hanya berisi buah saja. Rojak berarti ‘campuran eklektik’ dalam bahasa Melayu sehari-hari. Bahan-bahannya mencerminkan keragaman budaya Singapura. Rojak adalah salad campuran sayuran, buah-buahan, dan gorengan lokal yang ditutupi saus hitam lengket dan dihiasi dengan kacang cincang dan bunga jahe wangi yang dipotong halus. Sausnya, terdiri dari pasta udang yang difermentasi, gula, jeruk nipis dan cabai. Rasanya manis, asam, dan pedas.

6. Oyster Omlet

Terkenal dan tersedia juga di sebagian besar Asia dan Asia Tenggara. Telur dadar tiram juga dikenal di Singapura sebagai orh luak. Biasanya campuran adonan yang dibuat dengan tepung kentang digoreng, kemudian dikombinasikan dengan telur. Campuran itu kemudian dikombinasikan dengan tauge dan toppingnya menggunakan tiram segar, sebagian besar disajikan mentah.

7. Nasi Lemak

Hidangan ini terkenal di Malaysia. Akan tetapi juga menjadi salah satu hidangan utama di Singapura. Bahkan saat Anda baru merapat di Changi pun, Nasi Lemak sudah bisa disantap. Bagian terpenting dari sepiring nasi lemak bukan hanya nasi putih biasa. Tetapi nasi harum yang dimasak dengan santan, garam, dan daun pandan. Selain itu, nasi lemak sering disajikan dengan beberapa jenis sambal sambal, ditambah ikan teri goreng (bilis). Bisa disajikan dengan tambahan seperti rendang, atau ayam goreng dan ikan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani