JawaPos.com – Traveloka kini resmi hadir di Australia. Ekpansinya ke Negeri Kanguru selain dalam upaya perluasan bisnis, juga sebagai upayanya membidik 20 juta kunjungan wisata mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Pengguna di Australia kini dapat mengakses Traveloka lewat website maupun aplikasi dan menggunakan lima produk yang tersedia, yakni pemesanan tiket pesawat, hotel, paket tiket pesawat dan hotel, transportasi bandara, dan aktivitas dan rekreasi.

Head of Global Partnership Traveloka Yady Guitana mengatakan, Australia merupakan negara yang memiliki infrastruktur lebih baik dari sisi koneksi, pembayaran, dan adopsi internet. Karenanya, kehadiran Traveloka di Australia diharapkan dapat semakin memperkaya pengalaman hidup pengguna dengan mendapatkan beragam produk travel dan lifestyle dalam satu tempat.

Ilustrasi: layanan e-booking Traveloka. (Istimewa/Traveloka)

“Sebagai mitra co-branding Wonderful Indonesia, Traveloka memiliki misi untuk mendukung pemerintah dalam menjaring 20 juta kunjungan wisata mancanegara ke Indonesia. Berdasarkan data Statista.com tahun 2018, Indonesia menempati posisi ke-2 setelah Selandia Baru untuk kunjungan wisatawan Australia,” katanya dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com.

Pada kesempatan yang sama, Edy Wardoyo, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1, Kementerian Pariwisata Indonesia (Kemenpar) mengungkapkan, target pemerintah dalam menjaring 20 juta Wisman tidak akan bisa tercapai jika tidak bersinergi dengan pemain di industri. “Bersama-sama Kemenpar dan Traveloka diharapkan sinergi ini dapat membantu tujuan bersama, dan kami akan terus mendorong Traveloka agar dapat eksis di pasar baru ini,” terangnya.

Dia menambahkan, pasar Australia merupakan salah satu pasar pariwisata yang cukup menjanjikan. Kunjungan Wisman dari Australia ke Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. “Keputusan Traveloka untuk membuka pasar Australia menjadi sangat penting untuk membantu mempermudah akses serta menjawab kebutuhan perjalanan pengguna yang beragam,” terangnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat kunjungan wisatawan Australia mencapai 1.301.200 kunjungan dan diharapkan dapat naik sebesar 15 persen menjadi 1.500.000 sepanjang 2019.

Source link