TUMPANG – Jujukan wisata yang berada di wilayah Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, ini menawarkan sesuatu yang tak biasa. Berlokasi di perbatasan Desa Slamet dan Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Museum Panji bisa menjadi surga bagi pengunjung, terutama penyuka wisata sejarah.

Begitu memasuki pelataran museum, pengunjung langsung disuguhi sesuatu yang ikonik. Ada hall yang dipenuhi dengan informasi dan pengetahuan tentang penyebaran budaya Panji hingga ke luar negeri. Hal itu dibeber lewat lukisan dan data informatif di langit-langit hall. Bermula dari Kerajaan Jenggala di Kediri, budaya Panji lantas menyebar hingga Thailand, Malaysia, Myanmar, juga Kamboja.

Di tempat ini, pengunjung juga bisa menikmati kesegaran kolam renang yang dikonsep layaknya tempat mandi putri di era Kerajaan Majapahit dengan menonjolkan aksen bata merah yang tersusun rapi. Rencananya, di salah satu kolam bakal menjadi panggung pagelaran wayang air.

Saat memasuki ruang utama museum, ada banyak koleksi wayang purwo yang ditatak apik dengan background kain putih. Beragam jenis wayang- yang menjadi bagian dari budaya panji- menjadi koleksi museum yang didirikan oleh Dwi Cahyono ini. Mulai dari wayang krucil, debok, golek ala malangan, wayang kancil hingga wayang kontemporer dengan karakter kekinian.

Pewarta: Darmono
Penyunting: Achmad Yani
Foto: Darmono