Rame-Rame ke Korea karena Drakor

Destinasi wisata orang-orang berduit di Malang Raya kini mulai bergeser. Jika dulu banyak yang memilih pergi ke Hongkong dan Tiongkok, kini Korea Selatan dan Jepang menjadi primadona jujukan traveling. Termasuk saat libur Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Ayu Dyah Permatasari, 24, warga Kota Malang, memilih berlibur ke Korea Selatan. Alasannya, selain memiliki banyak keunikan, dia mengaku ngelencer ke sana karena ingin belajar budaya dan prilaku warga Korea yang dinilainya sangat unik. Selain itu, menurut dia, Korea Selatan saat ini memang sedang ngetren.

”Saya punya target, di tahun 2017 harus sudah pernah pergi ke luar negeri, karena saya ingin belajar budaya dan perilaku orang-orang yang tinggal di negara-negara tersebut, termasuk Korea,” ujarnya.

Apakah keinginannya pergi ke Korea karena merupakan penggemar K-pop (Korean pop) atau drama Korea (drakor)?

”Kalau penggemar berat sih enggak. Tapi, memang ada satu atau dua serial drama yang saya tonton dan membuat saya jadi penasaran sama kota-kota di Korea dan orang-orangnya,” ujar Ayu yang mengaku menghabiskan total 9 hari 8 malam untuk mengunjungi berbagai tujuan wisata yang kental dengan budaya Korea Selatan.



Sementara itu, Sulivan Fitriati, 24, warga Tlogomas, memilih berlibur ke Jepang selama 11 hari pada awal Juni lalu. ”Dari dulu, impian saya memang ke Jepang,” kata perempuan yang bekerja sebagai freelance ini.

Menurutnya, Jepang merupakan negara maju yang memiliki destinasi wisata menarik. Sebab, selain berwisata, pelancong bisa belajar banyak hal di Negeri Sakura.

Meski demikian, ada juga yang berlibur selain ke Korea dan Jepang. Salah satunya adalah Diandra Priscilla, 23, warga Tidar Villa Estate, yang memilih berlibur ke Hongkong dan Thailand. Paulus Aditya pun begitu. Dia mengaku memilih berlibur ke Thailand.

Dari berbagai data di sejumlah agen travel di Malang, saat ini tren liburan warga Malang Raya memang mulai bergeser dari Hongkong dan Tiongkok ke Korea dan Jepang. Hal ini dibenarkan oleh Lia Anjaini, Tour Divison Kirana Tours and Travel. Menurutnnya, salah satu penyebab ramainya kunjungan ke Korea Selatan karena ngetren-nya K-pop serta K-drama (Korean drama/serial TV drama Korea) yang sangat populer di kalangan anak muda. Meluasnya virus K-pop dan K-drama/drakor membuat masyarakat semakin tertarik dengan budaya Korea Selatan.

”Kalau tahun lalu, negara-negara yang banyak dituju saat liburan adalah Beijing dan Hongkong,” ujar dia.

Karena demam Korea ini, lanjut dia, tempat-tempat yang pernah dijadikan lokasi syuting serial TV jadi tujuan utama dalam paket tur yang disediakan agen-agen perjalanan. Salah satunya adalah Nami Island. Pulau ini ramai jadi tujuan wisata karena drakor Winter Sonata mengambil lokasi syuting di sana.

Selain itu, Seoul sebagai ibu kota Korea Selatan juga selalu jadi tujuan utama karena banyak tempat-tempat ikonik yang merupakan tempat pengambilan gambar serial drama. Contohnya, Songdo Central Park dan Dal Komm Cafe dari drama Descendants of The Sun yang tayang di Indonesia tahun 2016. Karena serial TV juga, wisatawan semakin tertarik mengunjungi istana-istana kerajaan seperti Gyeongbok Palace dan Deoksugung Palace. Soal harga, rata-rata agen perjalanan memasang harga Rp 20 jutaan untuk 8–9 hari perjalanan ke Korea Selatan.

Tujuan lain yang dicari oleh wisatawan Indonesia saat ke Korea Selatan adalah pusat perbelanjaan.

”Kalau peserta tur yang ke Korea biasanya suka belanja. Jadi, jadwalnya lebih banyak shopping,” ujar Lia. Pusat perbelanjaan yang kerap masuk ke dalam paket tur adalah Myeongdong Shopping Street dan Dongdaemun Market.

Selain Korea Selatan, Jepang tak luput dari incaran warga Malang yang gemar berlibur ke luar negeri. Rata-rata harga paket tur ke Jepang lebih mahal daripada Korea Selatan. Untuk 8 atau 9 hari, harganya bisa mencapai Rp 20 juta–Rp 40 juta. Kemungkinan hal ini disebabkan karena tujuan wisata ke Jepang lebih beragam dan unik. Seperti, Disneyland, Disneysea, Asakusa Temple, Gunung Fuji, Universal Studios, Kyoto, kota tua di Kanazawa, serta Yokohama.

Lia menjelaskan, untuk tur ke Jepang, Kirana Tours menawarkan perjalanan selama 8 hari 7 malam dengan kota tujuan Osaka dan Tokyo. Dalam keterangannya, jika sedang banyak yang pesan, dalam satu bulan bisa ada empat rombongan yang berangkat ke Jepang. Satu rombongan biasanya terdiri dari 20–40 orang.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dervy Christiani, divisi tur Haryono Tours and Travel. Dia menuturkan bahwa tujuan favorit di Asia masih dikuasai oleh Korea Selatan dan Jepang.

Dia menuturkan, tur ke Korea memakan waktu 8 hari. Berangkat dari Jakarta, tur ini menawarkan wisata eksotis di Korea Selatan. Antara lain, Pulau Jeju, Pulau Nami, Gunung Sorak, dan kota romantis Seoul. Tur tersebut dibanderol mulai dari 24 juta. Fasilitas yang didapatkan sama seperti tur ke Jepang.

Paket tur ke Jepang sendiri selama 8 hari wisata dan berangkat dari bandara Juanda Surabaya. Adapun titik wisata yang dikunjungi antara lain, Golden Pavilion Kyoto, Gunung Fuji, dan pusat perbelanjaan Shinjuku.

Untuk menikmati wisata ke Jepang, Anda dapat membayar sekitar Rp 36 juta yang sudah termasuk tiket pesawat, akomodasi hotel bintang 4, pemandu wisata, dan transportasi. Jumlah minimal rombongan untuk menikmati tur ke Jepang ini adalah 15 orang.

Sementara itu, meski Korea Selatan dan Jepang sedang naik daun, sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura masih memikat sejumlah warga Malang Raya. Hingga saat ini masih banyak yang memesan paket tur ke sejumlah negara-negara tersebut.

Pewarta: Desak Putu & Tabita Makitan
Penyunting: Kholid Amrullah
Copy Editor: Arief Rohman