ENERGIK: Beberapa mahasiswa program Darmasiswa menarikan tari garuda di Balai Kota Among Tani, Senin malam (8/5).

KOTA BATU – Berbagai seni tari tradisional Indonesia ditampilkan ratusan mahasiswa asing dari 61 negara di Gedung Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin malam (8/5). Seperti tari garuda, randai, maumere, dan tarian kontemporer.
Para mahasiswa ini tampil di hadapan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dan Ketua Penggerak PKK Kota Batu Dewanti Rumpoko. Total ada 540 mahasiswa yang menampilkan tarian khas nusantara itu secara bergantian. ”Senang bisa belajar tari Indonesia. Awalnya sulit sih, tapi lama-lama jadi biasa,” kata Karolina Siwacka, mahasiswi asal Polandia, usai tampil Senin malam (8/5).
Dia mengaku masih kali pertama datang ke Kota Batu. Menurutnya, warga Kota Apel ini sangat ramah kepada para tamu dan wisatawan. ”Kami diterima dengan manis (ramah) oleh Pak Wali Kota,” terang mahasiswi yang baru delapan bulan tinggal di Indonesia ini.
Sementara itu, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko juga tak menyia-nyiakan kedatangan ratusan mahasiswa tersebut ke Kota Batu. Selain mengenalkan Balai Kota Among Tani, wali kota yang akrab disapa ER juga mempromosikan potensi wisata di Kota Batu.
Bahkan, ER juga memberi kesempatan mahasiswa tersebut berkunjung ke berbagai tempat wisata hari ini (10/5). Semua tiketnya juga digratiskan. ”Warga bisa pakai kantor ini (aula Balai Kota Among Tani, Red) secara gratis,” terang politisi PDIP ini.
Perlu diketahui, mahasiswa tersebut mengikuti program Darmasiswa, yakni program beasiswa dari pemerintah Indonesia untuk mahasiswa luar negeri yang ingin belajar di Indonesia. Mereka terdiri datang dari benua Eropa, Asia, dan Amerika. (dia/im)

Pewarta: Dian Kristiana
Penyunting: Imam N
Fotografer: Rubianto